˚◦♥◦˚إسم التفضيل˚◦♥◦˚

A.   Pengertian Isim Tafdhil اسم التفضيل
1.     Definisi Isim Tafdhil اسم التفضيل
Dalam bahasa indonesia, kita mengenal kata berilmu dan orang yang berilmu, misalnya. Kemudian, kita menemukan pula kata lebih berilmu dan paling berilmu. Bentuk kata seperti yang kedua, yakni lebih berilmu dan paling berilmu, inilah yang disebut bentuk af’al tafdlil atau Isim Tafdlil dalam bahasa Arab.
Af’al (أَفْعَلُ) artinya wazan, sedangkan tafdlil (ألتَّفْضِيْلِ) artinya melebihkan atau mengunggulkan. Dari sini dapatlah didefinisikan, bahwa Af’al tafdlil yaitu bentuk kalimat Isim yang mengikuti wazan أَفْعَلَ, أَفْعَلِ, أَفْعَلُ   yang menunjukan arti lebih ….. atau paling …../ ter …..
Contoh:
a.       Kalimat عَلِمَ (fi’il Madi), artinya: berilmu, dan kalimat  عَلِمٌ(isim Fa’il), artinya: orang yang berilmu. Kalau kita ingin mengatakan lebih berilmu atau paling berilmu, maka kita harus mengubah kalimat ini menjadi bentuk Af’al Tafdlil, menjadi  أَعْلَمُ, artinya: lebih berilmu atau paling berilmu.
b.      Kalimat   كَرُمَ  (fi’il Madli), artinya: mulia, dan kalimat كَرِيْمٌ (shifah musyabbahah), artinya: orang yang muliah. Kalau kita ingin mengatakan lebih mulia atau paling muliah, maka kita harus mengubah kalimat itu menjadi bentuk Af’al Tafdlil, menjadi     اَكْرَمُ, artinya: lebih mulia atau paling mulia.
B.     Membentuk Fi’il dari Tsulatsi Mujarrad (فعل ثلاثي المجرّد  ).
Perlu ditegaskan terlebih dahulu, bahwa bentuk isim tafdlil hanya bisa dibentuk dari fi’il tsulatsy mujarrad, tidak bisa dari fi’il selainnya. Cara membentuk isim tafdlil yaitu dengan diikutkan kepada wazan  اَفْعَلَ, اَفْعَلِ, اَفْعَلُ   atau   الاَفْعَلَ, الاَفْعَلِ, الاَفْعَلُ .
Contoh :
a.     مُحَمَّدٌ اَعْلَمُ مِنْ بكْرٍ  
Artinya: Muhammad lebih berilmu dari pada Bakr.
Kalimat    اَعْلَمُ   adalah bentuk Af’al Tafdlil dari Fi’il Tsulatsy Mujarrad  عَلِمَ ) فَعِلَ (.
b.      QS. Al-Baqarah: 191.
وَالْفِتْنَةُ اَشَدُّ مِنْ الْقَتْلِ
Artinya : …. Dan fitnah itu lebih berat ( bahayanya ) dari pada pembunuhan.
Kalimat اَشَدُّ , asalnya   اَشْدَدُ    , adalah bentuk Af’al Tafdlil dari Fi’il Tsulatsy Mujarrad     شَدَّ, asalnya  شَدَدَ  (فَعَلَ).
c.       QS. Al-‘Alaq: 3.
إقْرَأْ وَرَبُّاكَ الأَكْرَمُ
Artinya: Bacalah, dan Tuhanmulah yang Paling Pemurah.
Kalimat الأَكْرَمُ  adalah bentuk isim tafdlil اسم التفضيل dari Fi’il Tsulatsy Mujarrad   كَرُمَ” ( فَعُلَ).
C.    Beberapa Macam Bentuk dari Isim Tafdhil اسم التفضيل
Ada 3 (tiga) macam bentuk isim tafdlil اسم التفضيل, di mana masing-masing mempunyai ketentuan khusus, sebagai berikut:
1.      اسم التفضيل مجرّد, yaitu bentuk اسم التفضيل yang tidak dimasuki ألف و لم di depannya dan tidak menjadi مضاف, artinya tidak diidlafakan ke kalimat lain. Ada 3 (tiga) ketentuan untuk bentuk اسم التفضيل macam pertama ini, yaitu:
§  Harus di ikuti oleh حرف الجّار (من) dan مجرورnya yang disebut مفضل عليه. Hanya saja, حرف الجّار (من) dan مفضل عليه adakalanya disebutkan secara tegas dan adakalanya tidak, oleh karena sudah bisa dimaklumi sekalipun tidak disebutkan secara tegas.
§  Harus dalam bentuk مذكر مفرد, artinya tetap diikutkan kepada  timbangan اَفْعَلُ .
Bentuk اسم التفضيل macam pertama di atas mempunyai arti lebih….., tidak boleh diberi arti paling …./ter…..
Contoh:
a)      اسم التفضيل مجرّد, di mana حرف الجار dan مفضل عليه disebutkan secara tegas:
a.1 مُحَمَّدٌ أَنْشَطُ مِنْ علِي
artinya: Muhammad lebih rajin dari pada Ali.
a.2 فَطِيْمَةُ اَنْشَطُ مِنْ زَيْنَبُ
artinya: Fatimah lebih rajin dari pada Zaenab.
Dua contoh di atas dapatlah dijelaskan sebagai berikut:
Kalimat  مُحَمَّدٌ dan فَطِيْمَةٌ adalah مفضل. Kalimat اَنْشَطُ, keduanya adalah bentuk اسم التفضيل مجرّد. Kalimat مِنْ ( حرف الجار). Dan kalimat علِي dan زَيْنَبُ     adalah مُفَضَلْ عَلَيْهِ. Suatu catatan penting perlu dikemukakan, bahwa مفضل pada contoh pertama berupa kalimat مذكر yaitu مُحَمَّدُ . sedangkan مفضل pada contoh kedua berupa kalimat مؤنث, yaitu فَطِيْمَةُ . sekalipun berbeda, bentuk اسم التفضيل-nya tetap sama,yakni mengikuti timbangan  افعلُ(انشط).
b)      اسم التفضيل مجرّد, dimana حرف الجار dan مفضل عليه tidak disebutkan secara tegas:
b.1 المَدَرِّسُ اَعْلَمُ
artinya: bapak guru lebih berilmu.
Pada contoh di atas hanya terdapat مفضل, yaitu kalimat مُدَرِّسُ  dan bentuk اسم التفضيل مجرّد, yaitu kalimat أعلم . Sedangkan kalimat  مِنْdan مفضل عليه tidak disebutkan, oleh karena semua orang tentu bisa memahami, bahwa “Guru lebih berilmu dari pada siswa”. contoh di atas, jika di ungkapkan secara lengkap adalah sebagai berikut:المُدَرِّسُ اعْلَمُ مِنْ التَّلَامِيْذِ  artinya: bapak Guru lebih berilmu dari pada para siswa.
b.2 اللهُ أَكْبَرُ
Artinya: Allah maha besar.
Pada contoh di atas hanya terdapat مفضل, yaitu kalimat اللهُ dan bentuk اسم التفضيل مجرّد, yaitu kalimatاَكْبَرُ  (artinya: lebih besar). Sedangkan kalimat    " مِنْ "  مفضل عليه tidak disebutkan, oleh karena semua orang tentu bisa memahami, bahwa “ Allah lebih besar dari pada seluruh mahluk”. Karena itulah, ungkapan اللهُ اَكْبَرُ di artikan: Allah maha besar.
2.      اسم التفضيل مضاف, yaitu bentuk isim tafdlil yang menjadi مضف, artinya ia diIdafahkan  atau disandarkan ke kalimat lain dan kalimat lain itu menjadi mudhaf ilaih مضف إليه. Ada beberapa ketentuan menyangkut isim tafdhil mudhaf اسم التفضيل مضف , yaitu:
a.       adakalanya disertai mufadhal dan adakalanya tidak,
b.      tidak diikuti oleh huruf jar (جر), seperti: من dan majrurnya disebut mufadhal alaih المفضل عليه
c.       harus dalam bentuk mufrad mudzakar مفرد مذكر, artinya tetap diikutkan kepada wazan افعل, sebagaimana isim tafdhil mujarrad اسم التفضيل مجرّد
Bentuk اسم التفضيل kedua ini mempunyai arti “paling” atau “ter” tidak boleh diberi arti lebih contohnya:
مُحَمَّدٌ اَقْرَبَ النَّاسِ إِلَّ الله
Artinya : muhammad adalah sedekat-dekat manusia (manusia yang paling dekat kepada Allah).
Pada contoh di atas, kalimat اَقْرَبُ  (افعل) adalah bentuk اسم التثضيل مضاف  dan مضاف إليه pada kalimat انَّاسِ. Kalimat اَقْرَبُ berasal dari فعل ماضى  (كَرُبَ)
3.      اسم التفضيل بِ "ا ل" isim tafdhil dengan alif dan lam yaitu bentuk isim tafdhil yang dimasuki alif dan lam di depannya. Ada beberapa ketentuan menyangkut isim tafdhil اسم التفضيل  dengan alif dan lam yaitu:
a.       Adakalnya disertai mufadhal (المفضّل) dan adakalanya tidak
b.      Tidak diikuti oleh huruf jar (من) dan majrurnya yang disebut مفضل عليه
c.       Perhatikan contoh di bawah ini!
مذكر                                                                       المثال
الاَفْعَلُ
الاَحْسَنُ
الاَفْلَيْنِ/ الاَفْعَلاَنِ
الاَحْسَنَيْنِ / الاَحْسَنَانِ
الاَفْعَلِيْنَ/ الاَفْعَلُوْنَ
الاَحْسَنُوْنَ/ الاَحْسَنِيْنَ
              muanats                                                                       contoh
الفَعْلَ
الحُسْنَى
الفُعٍلَيَيْنِ الفُعْلَيَانِ
الحُسْنَبَيْنِ الحُسْنَبَانِ
الفُعْلَيَاتِ الفُعَلُ
الحُسْنَبَاتِ الحُسَنُ

D.    Pembentukan dari Kata Asal Isim (اسم) ke Isim Tafdhil (اسم التفضيل).
طَوِيْلٌ = اَطْوَالُ
مَاهِرُ = أَمْهَرُ
صَعْبٌ = أَضْحَبُ
جَامِلُ = أَجْمَلُ
سَهْلٌ = أَسْهَلُ
قَبِيْخٌ = أَقْبَحُ
بَعِيْدٌ = أَبْعَادُ
كَسْلَانٌ = أَشَدُ كَسْاَانً
قَرِيْبٌ = أَقْرَبُ
وَاسْعٌ = أَوْسَعُ

جَوْعَانٌ = أَشَدُ جُوْعًا
حَارٌ = أَحْرُ

سُبْعَلنٌ = أَشَدُ سَبْعًا
بَارِدٌ = أَبْرُدٌ

سَافِلٌ = أَسْفَلُ
كَبْيْرٌ = أَكْبَرُ

رَحِيْسٌ = أَرْحَسُ
صَغِيْرٌ = أَصْغُرُ

مُنْحَنٍ = أَشَدُ إِنْحِنَاءً
عَالٍ = أَعْلَ


           


Dibawah ini adalah contoh dari unsur-unsur اسم التفضيل.
العِلْمُ أَنْفَعُ مِنَ الْمَالِ :
       مفضل= العِلْمُ
أَنْفَعُ= اسم التفضيل
مِنَ= حرف الجار
 الْمَالِ= مفضل عليه
التَُغَاحَةُ أَلَذ مِنْ الَوْزِ
التَُغَاحَةُ= مفضل
أَلَذ= اسم التفضيل
مِنْ= حرف الجار
الَوْزِ= مفضل عليه
الإعراب :  العِلْمُ أَنْفَعُ مِنَ الْمَالِ
مبتدأ, مرفوع, و علامة رفعه الضمة في اخره= العِلْمُ
أَنْفَعُ= اسم التفضيل بوزنِ افعل مرفوع و علامة رفعه بِ الضمة و هو خبر من المبتدأ
مِنَ= حرف الجار
 الْمَالِ= مجرور بِ من و علامة الجرهِ الكسرة في هخرهِ






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar